0 In puisi

Kuat

Seperti kemarin
Dibalik kekuatan dalam tanda tanya besar
Masih bersembunyi dibalik menit yang terasa jam
Berpaling dari nyata
Menelan bulat-bulat semuanya
Setelah lubang,
kemudian lubang satunya
Satu per satu menenggelamkan tubuhku yang tersisa
Aku kuat
Aku sudah kuat
Kemudian beban melumpuhkanku lagi
Aku sudah kuat
Tadinya aku kuat
Harus berapa kali derita menempa
agar dunia percaya bahwa aku kuat?
Setelah lubang,
kemudian lubang satunya
Sebelum ada lubang aku sudah kuat
Lalu mengapa harus ada lubang untuk membuktikannya
Karena aku sudah kuat
Ketika aku hampir menyerah dan tersadar
Harus lagi ada lubang-lubang lainnya
Dalam jarak yang berdekatan
Sudah…! Sudah!!
Aku tak lagi kuat

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply