1 In city/ traveling

Meet Aan Mansyur at The Library: Berkunjung ke Katakerja


Meet Me at The Library
adalah tagline yang tepat untuk perjumpaan saya dengan Aan Mansyur, penulis idola saya, ketika berkunjung ke Perpustakaan Katakerja.

Ruang Tamu Katakerja

Setelah bertahun-tahun memimpikan berkunjung ke perpustakaan itu, akhirnya kali ini saya berkesempatan balik lagi ke Makassar dan tentu saja menyempatkan mampir ke Katakerja. Berhubung tempat-tempat mainstream sudah saya kunjungi di trip sebelumnya, jadi Katakerja dapat menjadi pilihan kalau ingin jalan-jalan anti-mainstream di Makassar.

A reading man always looks sexy

 

Apa yang membuatnya menjadi terkenal? Rasanya satu nama besar Aan Mansyur adalah yang paling berpengaruh. Titik baliknya mungkin setelah lahirnya buku Tidak Ada New York Hari Ini (buku puisi-puisi Rangga dalam AADC2), tapi saya menjadi pengagum beliau jauh-jauh-jauh sebelum itu. Dan buku itu justru jadi buku yang paling saya kurang suka dari seorang Aan Mansyur.

 

Salah satu sudut Katakerja

 

Letak Katakerja dekat dengan Pintu II Kampus Universitas Hasanudin (UNHAS), hanya sepuluh menit berjalan kaki dari Jalan Raya Perintis Kemerdekaan. Letaknya di perumahan dan tidak mencolok, jadi itu yang membuat saya nyasar. Iya, saya tersasar! Alamat yang ada di link bio Instagram @katakerja sepertinya salah input, karena berbeda dengan yang ada di Google. Singkat cerita, tibalah saya di Perpustakaan Katakerja. Dari luar terlihat seperti rumah biasa. Namun ruang tamunya penuh buku dengan dinding berisi kalender berbentuk foto-foto polaroid yang ditempel berurutan (saya ingat ini didapatkan oleh Kak Aan saat dia berkunjung ke Frankfurt Book Fair di Jerman). Ada beberapa rak -yang entah bagaimana cara penyusunannya karena saya tidak melihat ada label rak pada setiap buku- berisi buku novel, sastra, sejarah, psikologi, populer, religi, biografi, dan masih banyak lagi. Ada juga rak khusus Buku Rekomendasi Pustakawan Bulan Ini. Saking ada banyaknya buku, saya sampai tidak membaca buku apapun. Justru lebih tertarik memerhatikan gerak-gerik para pustakawan dan pengunjung yang datang. Merekapun sangat welcome, seolah-olah saya sudah sering berkunjung ke sana.

 

 

Saya disambut oleh seorang perempuan yang berhijab, cantik, dan ramah, Viny namanya. Ia adalah salah satu pustakawan Katakerja, mahasiswi Komunikasi UNHAS. Rupanya ia adalah salah satu penulis Ruang Baca, blog milik Katakerja. Selain Viny, Ada Saleh, mahasiswa Antropologi UNHAS yang sedang men-design sesuatu dengan laptop-nya. Mereka berdua duduk di meja rendah di aalah satu sudut Katakerja.

 

Ale (Saleh) – Viny – Me

Saya beruntung karena siang itu dapat bertemu langsung dengan Kak Arki, Ketua Perpustakaan. Saya juga bertemu dengan idola saya, Kak Aan Mansyur. Saya salah tingkah sampai jadi speechless, sekaligus jaim karena menahan malu. Terbayang di otak saya, Kak Aan bersedia membuat waktu untuk kami mengobrol banyak hal. Namun jangankan ngobrol, menyapa saja saya malu. Kak Aan pun terlihat calm dan cool. Bukan tidak ramah, mungkin lebih tepat bila dikatakan tidak β€œngartis”. Dan mungkin karena sedang ada yang diurus, sehingga harus bolak-balik keluar (Semoga lancar sampai hari h, Kak! πŸ˜ŠπŸ’”). Malah Viny yang meminta Kak Aan untuk berfoto dengan saya ketika saya ingin pulang (terima kasih sudah menyuarakan isi hati saya, Vin!). Anyway, foto bareng aja saya salting! 😝

With Kak Aan Mansyur <3 (Viny: β€œdeketan lagi dong”)

 

Selain Katakerja, masih ada dua perpustakaan yang bisa dikunjungi di Makassar dan letaknya tidak begitu jauh dari Katakerja hanya berbeda blok; Dialektika Coffee (@dialektika_coffee) dan Kedai Buku Jenny (@kedaibukujenny). Ketiganya sering mengadakan acara diskusi buku, baca puisi, acara dengan anak-anak, bahkan Katakerja bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk berkolaborasi menggiatkan minat baca masyarakat di sekitar, karena pengunjung Katakerja justru lebih banyak berasal dari daerah jauh di Makassar dan atau luar kota (saya contohnya). TOP!

Viny sang pustakawan yang ramah nan baikΒ hati

Katakerja bahkan sering jadi tempat menginap bagi backpackers yang berkunjung ke Makassar, khususnya pecinta buku. Simpulannya, dunia literasi di Makassar semakin luas dan membuat saya kagum, penulis-penulis Makassar semakin bermunculan, Makassar Writers Festival sudah memasuki tahun ketujuh, dan jumlah perpustajaan yang semakin banyak membuat saya senang untuk berkunjung lagi dan lagi ke Makassar. Semoga jadi penyemangat bagi saya untuk terus aktif dalam dunia literasi, khususnya menulis buku (yang selalu menjadi wacana pribadi 😝).

 

Katakerja

BTN Wesabbe Blok C/64, Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Open hour: 08.00 am – 11.00 pm

Intagram: @katakerja

 

ps: Saya menginap di hotel daerah Pantai Losari dan menggunakan Go-jek untuk ke Katakerja (14km). Cukup masukkan keyword Katakerja jika ingin memesan Go-jek dan pastikan lokasinua dekat UNHAS.

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply
    Gunung Latimojong: Terbaik! – nayadini
    December 10, 2017 at 9:27 am

    […] Meet Aan Mansyur at The Library: Berkunjung ke Katakerja […]

  • Leave a Reply