2 In Kisah

Berkat Pos Cinta

.….menuju petang
“Ada senjaaaa di bola matamu, yang memaksa diriku tuk bilang aku sayang padamuuuuuu.”
Iya aku tahu. Maksa.
Seperti yang telah kamu ketahui pula, aku tak pandai bermulut manis. Apalagi memasang tampang serupa. Wajah yang jutek dan judes dibingkai bibir yang senang bicara ketus dan sembarangan, ungkapmu demikian. Namun, aku tak berani jamin bila dengan membaca surat demi suratku ini akan membuatmu semakin sayang padaku nantinya. Kita lihat saja.
Keikutsertaanku pada #30hariMenulisSuratCinta mungkin akan sedikit membantu keterbatasanku. Kekurangan yang selalu kusesali sendiri akibat terlalu banyak kata yang tak pernah sampai padamu. Atau bahkan, Pos Cinta mungkin akan banyak berjasa untuk kita. Setidaknya membuatmu menjadi seorang pria paling beruntung dan bahagia di dunia. Aku selalu ingin kau merasa demikian selama bersamaku. Karena sekali lagi kuingatkan kepadamu, Sayang. Aku tak punya harta selain kata-kata. Maka, akan kupersembahkan seluruh yang kupunya.
Surat demi surat ini akan menjadi saksi perjalanan kita. Aku tak yakin ada alasan tepat selain Tuhan untuk sebuah perpisahan. Dua hati yang terpadu selalu berhak untuk menjadi satu. Masalah ini dan itu tidak pantas menjadi pengganggu. Mereka sudah ditakdirkan menjadi bumbu. Sama seperti saat aku memilih untuk mencintaimu. Tidak banyak pertimbangan, sebab aku mencintaimu bukan memperdagangkannnya. Tidak banyak peraturan, sebab aku menyayangimu bukan mempermainkannya.
Bila kelak semesta tidak lagi menyatukan kita, surat-surat ini akan mengingatkanmu untuk pulang, bahwasannya tak ada rumah senyaman aku. Selalu ada alasan untuk membuatmu selalu tinggal. Begitu pula aku, selalu ada alasan yang membuatku selalu kembali; KAMU.
Salam hangat sehangat senja (di matamu :p),
Ilyana

You Might Also Like

2 Comments

  • Reply
    ika
    January 31, 2015 at 12:06 am

    surat hangat ini untuk siapa?:D semangat nulisnya yaaa

    -ikavuje

  • Reply
    Fikri Maulana
    January 31, 2015 at 8:52 am

    Baru mampir udah suka sama tulisannya 🙂

    http://www.fikrimaulanaa.com

  • Leave a Reply